Yamaha Mio S

DMI Semarang Siapkan Program Bersih-bersih Masjid

  Senin, 15 April 2019   Arie Widiarto
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi menyampaikan paparan pada Training of Trainer (TOT) bagi 200 Takmir Masjid se-Kota Semarang, di Aula SMP Islam Terpadu PAPB Semarang, Jalan Panda Barat 44 Palebon, Pedurungan, Semarang, Senin (13/4/2019). (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)

PEDURUNGAN, AYOSEMARANG.COM—Menyambut Ramadan 1440 H/2019 M, Dewan Masjid Indonesia Kota Semarang bekerja sama dengan PT Unilever Indonesia mengadakan Training of Trainer bagi 200 Takmir Masjid se-Kota Semarang, di Aula SMP Islam Terpadu PAPB Semarang, Jalan Panda Barat 44 Palebon, Pedurungan, Semarang, Senin (13/4/2019).

Saat membuka acara, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi program bersih-bersih masjid yang diadakan oleh DMI ini. Hendi mengingatkan agar keberadaan masjid dikelola dengan sebaik-baiknya.

“Buat apa membangun mewah, masjidnya besar, musalanya baik, namun setelah itu tidak ada yang salat, utamanya waktu Subuh. Ramainya hanya Magrib dan kala Ramadan. Di sinilah tantangan kita untuk bersama-sama memakmurkan masjid,” ungkapnya.

Hendi menegaskan, TOT ini dalam rangka meningkatkan standardisasi pelayanan takmir kepada jemaah di masjid masing-masing, utamanya dalam hal kebersihan.

‘’Untuk itu, mari kita berupaya bersama-sama sebagai warga Muslim, untuk bisa merealisasikan. Setelah itu, makmurkanlah masjid di lingkungan masing-masing sehingga masjid jadi bagus, nyaman, keren, dan banyak jemaahnya,’’ ungkapnya.

Selaku pemateri, Widiandayani yang merupakan Direktur Persada, mitra Unilever Indonesia mengatakan, ada lima titik rawan kotor di masjid yang perlu dijaga kebersihannya, yaitu kamar mandi, tempat wudu, tempat ibadah, kaca jendela, dan lantai halaman.

“Oleh karena itu, TOT ini selain bertujuan mengedukasi perilaku hidup bersih dan sehat terhadap marbot, juga mendorong komunitas masjid untuk menjaga kebersihan diri dan masjid secara berkelanjutan kepada masjid-masjid lainnya yang ada di kota Semarang,” paparnya.

Ketua DMI Kota Semarang Achmad Fuad mengharapkan setelah TOT para takmir masjid yang sekaligus sebagai trainer untuk menyosialisasikan urgensi kebersihan masjid, serta mengajak komponan jemaah yang ada, serentak gemar bersih-bersih masjid.

“Saya harapkan para trainer ini bersama-sama jemaah mengadakan bersih-bersih masjid secara kontinu, sebagai aplikasi edukasi kebersihan masjid,” jelasnya.

  Tag Terkait

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar