Yamaha Mio S

Pemkot Semarang Tambah 683 ASN

  Selasa, 12 Maret 2019   Afri Rismoko
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi memberikan SK pengangkatan PNS kepada para CPNS yang lolos di Gedung Taman Budaya Raden Saleh Jalan Sriwijaya, Selasa (12/3/2019). (Afri Rismoko/Ayosemarang.com)

CANDISARI, AYOSEMARANG.COM--Sebanyak 683 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota Semarang  menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan PNS di Gedung Taman Budaya Raden Saleh Jl.Sriwijaya, Selasa (12/3/2019). SK Pengangkatan sebagai PNS yang terdiri golongan III sebanyak 540 orang dan golongan II 143 orang.

“Dari eks honorer tenaga guru 6 orang, kesehatan 2 orang. Dari formasi umum, 352 tenaga guru, 244 tenaga kesehatan, dan 72 orang tenaga teknis, “kata Plt Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Semarang, Trijoto Sardjoko.

Menurutnya, penempatan 683 pegawai baru tersebut terhitung sejak 18 Maret 2019. Selama satu tahun, mereka wajib menjalani masa percobaan dengan mengikuti pendidikan dan pelatihan pra jabatan mulai 20 Maret 2019.

“Pemkot Semarang mendapatkam formasi sebanyak 709 pada seleksi CPNS 2018 lalu. Adapun jumlah pelamar sebanyak 10.052, sedangkan yang memenuhi syarat untuk mengikuti tes sebanyak 8.938 orang. Namun, yang dinyatakan lolos hingga tahap akhir hanya sejumlah 687 orang,” imbuhnya.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, mereka adalah orang terpilih dari ribuan pelamar. Dia menginginkan agar para PNS baru tersebut segera melakukan komunikasi untuk memberi pelayanan masyarakat yang maksimal.

“Tugas Aparatur Negara mengabdi kepada masyarakat. Saya ingin jangan pernah ada yang namanya pungli di lingkungan Pemerintah  Kota Semarang,“ ujarnya.

Hendi ingin  para ASN di Pemerintah Kota Semarang  untuk  kreatif dan inovatif untuk membangun Kota Semarang menjadi lebih baik. Dia berharap para orang yang terpilih menjadi PNS itu merupakan yang terbaik.

“Saya tekankan setelah SK pengangkatan ini mereka bekerja  disiplin dan bertanggung jawab terhadap tugas yang dibebankannya,“ tandasnya.

Menurutnya, saat ini idealnya Pemkot Semarang masih membutuhkan sekitar 3.000 ASN. Selama ini untuk menutup kekurangan tersebut, pihaknya merekrut pegawai non ASN dengan sistem kontrak.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar