Yamaha Mio S

Polisi Kembali Buru Anggota Geng Motor yang Lukai Warga di Klipang

  Minggu, 10 Februari 2019   Arie Widiarto
Polisi mengamankan anggota gengster 69 Semarang di Polsek Tembalang, Semarang, baru-baru ini. (Arie Widiarto/Ayosemarang.com)

TEMBALANG, AYOSEMARANG.COM--Polisi terus memburu anggota geng motor yang diduga melakukan pembacokan terhadap salah satu warga di Perumahan Klipang, Kelurahan Sendangmulyo, Kecamatan Tembalang, Semarang pada Sabtu (9/2/2019) pukul 17.00. Korban Muhammad Afifudin (19) dibacok setelah membeli pulsa tidak jauh dari rumahnya di Jalan Klipang Raya Blok Z.

Korban yang tidak mengenal pelaku dan tidak menduga bakal dibacok ini terluka pada lengan tangan kanannya dan mendapat sedikitnya 10 jahitan.

AYO BACA : 19 Anggota Gangster 69 Ditangkap, 2 Ditembak

Kapolsek Tembalang Kompol Budi Rahmadi, mengatakan pihaknya sudah meminta keterangan dari saksi dan korban pembacokan, Muhammad Afifudin. Keterangan saksi dan korban ini yang dijadikan acuan pihaknya untuk mengejar siapa pelaku pembacokan tersebut.

"Masih kami selidiki siapa pelakunya," ujar Budi, Minggu (10/2/2019).

AYO BACA : Diminta Sujud kepada Orang Tua, Anggota Gengster 69 Menangis

Kapolsek belum berani memastikan apakah pelaku merupakan anggota geng motor yang saat ini meresahkan warga. "Kami belum bisa pastikan, apakah itu ulah geng motor atau bukan. Masih kami kejar pelakunya," katanya.

Ia menambahkan, pada pekan lalu pihaknya memang telah mengamankan puluhan anggota geng motor yang meresahkan warga karena tak segan-segan membacok orang yang ditemui di jalan. Beberapa diantaranya bahkan telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam.

Namun dia belum berani berspekulasi apakah pelaku pembacokan di Klipang merupakan bagian dari anggota geng motor. "Nanti kalau sudah tertangkap baru ketahuan apakah memang ada kaitannya atau tidak," katanya.

Sementara itu, menurut sejumlah warga Klipang yang melihat kejadian, diperkirakan ada sekitar sekitar delapan hingga sembilan orang mengendarai empat motor berboncengan. Saat melewati kawasan ini mereka memainkan gas dan tiba-tiba membacok korban Afif yang kebetulan berpapasan dengan mereka. Setelah melukai korban, gerombolan tersebut langsung kabur.

Kejadian yang sudah berulang kali di Kota Semarang ini semakin membuat warga resah. Hal ini ditambah dengan belum terungkapnya teror pembakaran mobil dan motor dalam sebulan terakhir di ibu kota Jateng ini.

AYO BACA : Banyak Aksi Teror, Warga Diminta Manfaatkan Call Center 112

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar