Yamaha Lexi

Daftar Sekolah Tidak Wajib Pakai KIA

  Jumat, 11 Januari 2019   Afri Rismoko
Kepala Disdukcapil Semarang, Adi Trihananto ketika memberikan keterangan di Media Center Balaikota Semarang, Jumat (11/1/2019). (Afri Rismoko/Ayosemarang.com)

SEMARANG TENGAH, AYOSEMARANG.COM--Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Semarang menghimbau kepada masyarakat agar tidak terpancing dengan isu Kartu Identitas Anak (KIA) wajib bagi setiap anak untuk mendaftar masuk sekolah. Sebab, hingga saat ini kebijakan Pemkot Semarang, KIA belum menjadi syarat wajib untuk masuk sekolah.

AYO BACA : 12.000 Data Warga Belum Rekam Data E-KTP

“Apalagi saat ini masih banyak anak di Kota Semarang ini memiliki KIA atau KTP anak. Sedangkan untuk jumlah anak di Kota Semarang berjumlah sekitar 400.000 anak, dan yang sudah memiliki KIA baru kurang lebih 60.000 anak,” ujar Kepala Dinas Disdukcapil, Adi Trihananto ketika memberikan keterangan di Media Center Balaikota Semarang, Jumat (11/1/2019).

AYO BACA : 28.128 KTP Invalid di Semarang Dibakar

Adi menegaskan, sebagian besar anak di Kota Semarang belum memiliki KIA. Apalagi sesuai ketentuan peraturan Kemendagri no 2 tahun 2016, bahwa KIA akan diberlakukan secara bertahap sampai tahun 2019.

Adapun bagi masyarakat yang ingin membuat KIA syaratnya ada surat permohonan, fotokopi Kartu Keluarga, identitas orangtua,  surat nikah orang tua dan pas photo anak. Dia menerangkan, manfaatnya untuk anak yang sudah memiliki identitas anak,  seperti membuka rekening bank, membeli tiket pesawat.

“Sehingga tidak susah membawa KK saat bepergian dan lebih praktis. Memang saat ini banyak pemohon yang ingin membuat KIA cenderung meningkat tajam, namun masih bisa dilayani,” tandasnya.

AYO BACA : KPU Cek Lapangan Untuk Verifikasi Pemilih Ganda

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar