Yamaha Lexi

Ganjar: Kurangi Minyak, Gas "Dipolke"

  Rabu, 09 Januari 2019   Afri Rismoko
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menempel stiker bertuliskan bahan bakar gas dalam acara Grand Launching Program Converter Gas untuk BRT Trans Semarang di Patra Convention Hotel, Rabu (9/1/2019). (Afri Rismoko/Ayosemarang.com)

CANDISARI, AYOSEMARANG.COM--Gubernur Ganjar Pranowo berkomitmen untuk terus mengembangkan transportasi yang lebih baik di Jawa Tengah. Salahsatunya dengan reaktivasi rel KA, agar antar daerah dapat terkoneksi lebih lancar.

Selain itu, mewujudkan transportasi yang baik, nyaman, aman, dengan tarif yang terjangkau masyarakat harus dilakukan.

“Kerjasama dengan berbagai pihak harus lebih menukik dan hasil kerjanya konkret. Seperti Kota Semarang ini,” kata Ganjar dalam Grand Launching Program Converter Gas untuk BRT Trans Semarang di Patra Convention Hotel, Rabu (9/1/2019).

Ganjar juga melihat cara berpikir masyarakat yang harus dievaluasi. Karena masih melihat secara subyektif pemakaian kendaraan pribadi.

“Sekarang tidak macet karena ada tol. Tapi, menjadi macet karena banyak yang acaranya mencoba tol. Saya kemarin menikmati perjalanan Surabaya-Semarang hanya tiga jam lebih lima menit,”imbuhnya.

Transportasi yang baik itu menurut Ganjar, harus didukung alat yang memadai. Termasuk masalah konversi ada banyak yang bisa diperbaiki sistemnya.

”Kurangi minyaknya, tetapi gasnya "dipolke" untuk menghasilkan emisi yang ramah,” tandasnya.

Pemakaian energi tenaga listrik untuk transportasi di Kota Semarang pun menurut Ganjar, perlu dicoba. Seperti yang dilakukan di Jepang, SPBU telah berganti menjadi tempat charger.

“Semoga, ke depan, di Semarang bisa menaikkan bus dari gas, menjadi listrik. Di Jepang sudah ada bus tenaga listrik dan hidrogen,” tandasnya.

   Ayo Bagikan!
Ayo Respon

   Komentar

Komentar